仓场
2019-05-22 09:31:30
美高梅国际网站10月8日下午6:30发布
美高梅国际网站10月8日下午6:30更新

DEKLARASI。 Legenda Persib Ajat Sudrajat(pojoko kiri)mendeklarasikan diri ikut pemilihan Walikota Bandung 2018. Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

DEKLARASI。 Legenda Persib Ajat Sudrajat(pojoko kiri)mendeklarasikan diri ikut pemilihan Walikota Bandung 2018. Foto oleh Yuli Saputra / Rappler

BANDUNG,印度尼西亚 - Nama Ajat Sudrajat sempat terpatri di benak warga Bandung sebagai pemain bola kebanggaan。 Mantan前锋bernomor 10 ini berhasil mengantarkan Persib Bandung sebagai Juara Perserikatan 1986,Juara Pesta Sukan di Brunei Darusalam 1986,dan Perserikatan 1989-1990。


Kini,sosoknya kembali muncul。 Bukan di dunia si kulit bundar,tapi politik。 Ajat bakal bertarung di Pemilihan Wali Kota(Pilwalkot)Bandung 2018 mendatang。 Ia mencalonkan diri sebagai wakil walikota Bandung berpasangan dengan Sylvariyadi“Ivan”Rahman。

Ajat mengaku banting setir ke dunia politik karena ingin membuktikan atlet juga bisa menjadi kepala daerah。

“Saya bukan politisi。 Saya hanya atlet。 Saya juga ingin membuktikan bahwa atlet juga bisa,“kata Ajat kepada wartawan usai deklarasi pencalonannya di Jalan LLRE Martadinata Kota Bandung,Sabtu 7 Oktober。

Ajat bersedia dipasangkan dengan Ivan lantaran tertarik dengan ide dan gagasan dalam membangun Kota Bandung dengan konsep Bandung Cerdas。 Salah satu programnya adalah membuat kebijakan ekonomi yang pro rakyat。 Bersama Ivan,Ajat bertekad memperjuangkan nasib mantan atlet dan seniman yang selama ini dianggapnya tidak terperhatikan Pemerintah Kota Bandung。

“Kalaupun nanti terpilih,akan bahu membahu sama Kang Silva。 Tetap amanah yang saya pegang karena jelas saya ingin supaya ada keberpihakan dari Pemerintah Kota Bandung,terutama terhadap mantan-mantan atlet。 最小的kita bisa merubah nasib mereka,terutama seni budaya yang selama ini tidak ada perhatian sama sekali。 Insya Allah akan kita perhatikan mantan-mantan atlet semua cabang olahraga yang pernah ikut mengharumkan nama Kota Bandung dan nasional,“ujar pria 55 tahun ini。

Sementara Ivan menjelaskan,jalur independen dipilihnya sebab ia mengukur diri sebagai seseorang yang bukan kader parpol ataupun politisi。 Namun menurut Ivan,jalur independen justru sebuah cara bagi pasangan calon untuk lebih dekat dengan masyarakat。

“Saya juga melihat kesempatan untuk terlibat berpartisipasi dalam pilwalkot melalui jalur independen sehingga saya lebih bisa berkomitmen pada masyarakat。 Saya pikir masyarakat ingin sebuah perubahan,dan ketika ingin perubahan masyarakat akan menagih janji dan komitmen itu。 Saya pikir dengan bersentuhan dengan masyarakat kita bisa mengenal betul apa yang dibutuhkan dan kita bisa berkomitmen dan amanah,“kata dia。

Deklarasi pasangan独立ini digelar dengan sederhana dan ditandai pemotongan tumpeng。 Pasangan Silva Ajat akan mengenakan jersey biru sebagai identitas mereka di Pilwalkot Bandung nanti。 - Rappler.com