言窭捩
2019-05-22 02:09:16
2017年10月5日下午12:23发布
更新时间:2017年10月5日下午12:23

DIMAKAN。 Ular piton besar yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit Batang Gansal dipotong oleh warga untuk disantap。 Foto oleh Polisi Batang Gansal /法新社

DIMAKAN。 Ular piton besar yang ditemukan di perkebunan kelapa sawit Batang Gansal dipotong oleh warga untuk disantap。 Foto oleh Polisi Batang Gansal /法新社

雅加达,印度尼西亚 - Seekor ular piton besar di Riau menggigit tangan seorang pekerja di perkebunan kelapa sawit pada Sabtu malam,9月30日。 Pria yang diketahui bernama Robert Nababan mengalami cedera parah dan nyaris akan dimakan hewan reptil berukuran tujuh meter tersebut。

Beruntung,rekan-rekan Robert tengah melintas dan langsung memberikan pertolongan。 Mereka langsung mengeroyok ulang piton itu dan memukulnya dengan menggunakan balok kayu。

Kapolsek Batang Gangsal,Iptu Sutarja mengisahkan awal mula pergulatan antara Robert dengan ular tersebut。 Ia bermaksud ingin menangkap ular piton di ladang kelapa sawit pada akhir pekan lalu。

Ia kebetulan melihat ular itu melintas ketika pulang dari tempatnya bekerja yakni perkebunan milik PT SSK。 Robert kemudian menghentikan sepeda motornya karena penasaran dengan ukuran ular tersebut。

Tetapi,tiba-tiba ular itu menjadi beringas dan langsung menyerang Robert。 Hewan melata itu sempat berupaya melilit tubuh Robert。 Dengan tenaga yang tersisa,Robert berusaha melepaskan diri dari gigitan dan lilitan ular。

Setelah dipastikan mati,warga kemudian memotong-motong,menggoreng dan menyantap ular tersebut。 Sementara,Robert masih diraw​​at di rumah sakit untuk memulihkan kondisinya。

“Menurut laporan yang kami terima,ular itu digoreng dan dimakan ramai-ramai oleh warga,”kata Sutarja seperti dikutip media pada Rabu kemarin。

Ini bukan kali pertama,ular piton besar menyerang manusia。 Sebelumnya pada bulan Maret lalu,tubuh seorang petani ditemukan berada di dalam perut ular piton besar。 Rupanya,petani itu dimakan oleh ular tersebut ketika tengah bekerja di perkebunan sawit。 - dengan laporan AFP / Rappler.com