鲜于朗嵋
2019-05-22 14:18:22
2017年9月8日下午12:17发布
2017年9月8日下午12:17更新

雅加达,印度尼西亚 - Massa dari beberapa ormas Islam mulai terlihat mendatangi Masjid An-Nur yang berada di Kabupaten Magelang。 Mereka akhirnya memilih mendatangi masjid tersebut,karena polisi melarang mereka berunjuk rasa di area Candi Borobudur pada hari ini。 (BACA: )

Kendati batal berunjuk rasa di candi peninggalan agama Buddha tersebut,massa yang berasal dari alumni 212 Aksi Bela Islam itu tetap ingin menunjukkan solidaritas bagi etnis Rohingya di Masjid An-Nur。 Lokasi masjid itu tidak jauh dari Candi Borobudur。

Tak mau kecolongan,polisi memperketat pengamanan di pintu masuk masjid。 Mereka menggunakan金属探测器dan pintu X射线di pintu masuk utama。

Semua pengunjung terlihat harus melalui pintu X射线dan diperiksa dengan pemindai金属。 Kemudian,barang bawaan pengunjung diperiksa satu demi satu。

金属探测器juga dipasang di区域loket tiket Candi婆罗浮屠。 Baik turis domestik atau mancanegara diperiksa oleh aparat keamanan。

Diperkirakan akan ada 2.000 orang yang ikut aksi pada hari ini。 Koordinator aksi mengatakan tidak akan ada unjuk rasa di depan masjid。 Mereka hanya akan melakukan salat ghaib dan mengumpulkan sumbangan yang akan dikirim ke缅甸。

Berikut beberapa照片yang berhasil diabadikan Rappler dari lokasi Masjid An-Nur:

PINDAH LOKASI。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

PINDAH LOKASI。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

拉齐亚。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

拉齐亚。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

BARIKADE。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

BARIKADE。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

KECEWA。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

KECEWA。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

金属探测器。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

金属探测器。 Foto oleh Anang Zakaria / Rappler

- Rappler.com