芮凉莽
2019-05-22 06:45:31
发布时间:2017年9月5日上午8:26
更新时间:2017年9月5日上午8:26

雅加达,印度尼西亚 - Belasan petani asal Pegungungan Kendeng,Jawa Tengah kembali menggelar aksi protes di depan Istana Merdeka pada Senin,9月4日。 Mereka memprotes aktivitas PT Semen Indonesia yang justru masih beroperasi dan tidak menghormati keputusan Mahkamah Agung pada tahun 2016 lalu。

Saat itu,Majelis Mahkamah Agung saat itu mewajibkan Gubernur Jawa Tengah untuk mencabut surat keputusan Gubernur mengenai izin Lingkungan Kegiatan Penambangan oleh PT Semen Indonesia(Persero)Tbk di Kabupaten Rembang,Jateng。 MA juga menyebut PT Semen Indonesia telah melanggar sekitar 9 UU。

“Sayangnya,setelah adanya putusan tersebut,ternyata tidak menghentikan PT Semen Indonesia dan Gubernur Jateng untuk berhenti melakukan pelanggaran hukum,”ujar perwakilan petani Kendeng dalam keterangan tertulis pada hari ini。

Maka,para petani Kendeng kembali berunjuk rasa。 Kali ini dengan membangun tenda di seberang Istana Merdeka。 Bagian atap tenda hanya ditutupi dengan terpal berwarna biru。

Sebanyak tujuh bendera Merah Putih dikibarkan di setiap tiang tenda itu。 Sementara,para petani Kendeng dan beberapa aktivis HAM memilih meneduh di dalam tenda。

Para pengunjuk rasa yang sebagian besar terdiri dari kaum perempuan itu sempat berperan menjadi tiang tenda,lantaran polisi melarang penggunaan bambu。

Koordinator aksi,Joko Santoso mengatakan aksi tersebut merupakan sebuah bentuk protes warga Kendeng terhadap keberadaan pabrik PT Semen Indonesia yang masih terus beroperasi。 Padahal,di saat yang bersamaan proses Kajian Lingkungan Hidup Strategis(KLHS)tahap II masih berjalan。

“Janjinya Presiden Jokowi selama KLHS berjalan,tidak ada aktivitas pabrik semen。 Tapi,di sana,pabrik tidak berhenti dan malah terus beroperasi。 Yang masih berjalan itu ada di Desa Kadiwono,Kecamatan Bulu,Rembang,“ujar Joko seperti dikutip 。

Ia menjelaskan aksi protes Petani Kendeng akan terus berlangsung hingga mendapat perhatian dari Presiden Jokowi。 Mereka juga meminta agar mantan Gubernur DKI雅加达itu memerintahkan penghentian kegiatan penambangan yang dilakukan pabrik PT Semen Indonesia。

Berikut adalah beberapa foto yang berhasil diabadikan saat aksi di depan Istana digelar:

腾达。 Para petani Kendeng yang sebagian besar kaum perempuan bertindak menggantikan bambu。 Polisi melarang adanya penggunaan bambu untuk membangun tenda pada Senin,9月4日。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng yang sebagian besar kaum perempuan bertindak menggantikan bambu。 Polisi melarang adanya penggunaan bambu untuk membangun tenda pada Senin,9月4日。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

腾达。 Para petani Kendeng mendirikan tenda hingga memperoleh perhatian dari Presiden Joko Widodo。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

升旗。 Salah satu petani Kendeng,Yu Sukinah memegang bendera merah putih saat berunjuk rasa di depan Istana。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

升旗。 Salah satu petani Kendeng,Yu Sukinah memegang bendera merah putih saat berunjuk rasa di depan Istana。 Foto diambil dari akun @JmppkRembang

- Rappler.com