褚蒈黎
2019-05-22 01:41:20
2017年9月1日下午5点02分发布
2017年9月1日下午5:02更新

DILAPOR KE POLISI。 Pegiat媒体sosial Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis,31 Agustus karena telah menyebar ujaran kebencian。 Foto diambil dari akun Facebook。

DILAPOR KE POLISI。 Pegiat媒体sosial Jonru Ginting dilaporkan ke Polda Metro Jaya pada Kamis,31 Agustus karena telah menyebar ujaran kebencian。 Foto diambil dari akun Facebook。

雅加达,印度尼西亚 - Pegiat媒体sosial Jonru Ginting akhirnya dilaporkan ke polisi akibat menyebar ujaran kebencian。 Pelapor adalah Muannas Al Aidid,pengurus Badan Advokasi dan Hukum(Bahu)Partai Nasional Demokrat。

Muannas mengatakan awal mula ia mempolisikan Jonru usai mendengar pernyataan Jonru yang di sebuah program talkshow di stasiun televisi pada Selasa,29 Agustus。 Jonru mengaku pernah menulis ibunda Presiden Joko“Jokowi”Widodo tidak memiliki latar belakang yang jelas。

“Dalam kesempatan itu,kalau diperhatikan komunikasi dia di acara talkshow,ada dugaan kuat posted-an Jonru yang menuduh PBNU menerima Rp 1,5 triliun sebagai sogokan penerbitan Perppu Ormas。 Itu disaksikan oleh saksi kami,Guntur Romli dan ia(Jonru)tidak membantah di situ,“ujar Muannas kepada media。

Ia pun mengaku heran mengapa polisi justru diam saja ketika menyaksikan Jonru menulis berbagai hal di media sosial。 Untuk dapat mencegah pria berusia 46 tahun itu kerap menulis hal yang tidak sesuai fakta,maka Muannas pun berinisitiaf melaporkan。

Laporan diterima oleh Reskrimsus Polda Metro Jaya pada Kamis,31 Agustus。 Jonru disangkakan telah melanggar pasal 28 ayat 2 juncto pasal 45 ayat 2 nomor 19 tahun 2016 mengenai perubahan UU RI nomor 11 tahun 2008 mengenai Informasi dan Transaksi Elektronik(ITE)。 Ia berharap polisi segera menindak lanjuti laporannya。

“Postingan itu ia lakukan antara bulan Maret hingga Agustus 2017,”katanya。

Lalu,apa komentar Jonru usai ia dilaporkan ke polisi atas pernyataannya di acara talkshow tersebut? Ia mengaku tidak gentar。 Kendati sudah dilaporkan,ia mengatakan belum menerima panggilan resmi dari polisi。 Bahkan,Jonru mengklaim beberapa pengacara terkenal sudah siap membelanya。

“Alhamdulilah,sejumlah pengacara papan atas Indonesia telah menyatakan bersedia mendampingi saya,”ujar Jonru melalui akun Facebooknya。

Ia pun mengatakan tidak akan pernah takut dan lelah untuk membela NKRI。

“Ayo berjuang hingga tetes darah penghabisan,”katanya。 - Rappler.com