鄂蹊
2019-05-22 09:32:01
2017年8月31日下午6:56发布
更新时间:2017年8月31日下午6:56

BANDUNG,印度尼西亚 - Seolah tidak ada hentinya,kasus pencabulan ayah terhadap putri kandungnya terus bermunculan。 Yang terbaru adalah kasus pencabulan yang dilakukan Asep Saepuloh terhadap 3 putri kandungnya。

Kasus menggegerkan ini terjadi di Kampung Cigolong Desa Singasari,Kecamatan Taraju Kabupaten Tasikmalaya,Jawa Barat,pada Mei 2017。

Asep yang telah lama ditinggal mati istrinya mencabuli NWN,anak kandungnya yang pada saat itu berusia 13 tahun。

Pencabulan itu juga disertai kekerasan fisik terhadap。 Selama bertahun-tahun,hubungan sedarah itu terjadi hingga NWN melahirkan 4 orang anak,yang juga berarti cucu kandung Asep。

Tak berhenti sampai NWN,Asep juga melampiaskan nafsu bejatnya kepada F(13)dan An(8),anak sekaligus cucu kandungnya。 Perbuatan bejat itu ia lakukan setelah NWN menikah dan pindah ke rumah suaminya。

Kasus itu terungkap ketika F dan An kabur ke rumah NWN di Indihiang Tasikmalaya。 Suami NWN,yakni W,kemudian melaporkan kasus tersebut ke polisi。 Asep pun ditangkap aparat kepolisian Polres Tasikmalaya。 Kasusnya kini bergulir di persidangan Pengadilan Negeri Tasikmalaya。

Baca:

Kasus pencabulan ayah terhadap anak kandungnya juga terjadi di beberapa daerah di Indonesia。 Hingga pertengahan tahun ini,sedikitnya empat kasus terjadi dengan modus dan motif yang membuat geram。

Di bawah pengaruh miras,ayah cabuli anak kandung hingga hamil

Selama kurang lebih 4 bulan,WMN(16)harus mengalami tindakan pencabulan yang dilakukan ayah kandungnya sendiri,yakni Yance A. Nalle(46),warga Kelurahan Oetete,Kecamatan Oebobo,Kota Kupang,Nusa Tenggara Timur(NTT)。

Perbuatan bejat itu dilakukan Yance saat dia dalam keadaan mabuk karena minuman keras。 WMN tidak bisa berbuat apa-apa untuk melawan nafsu haram si ayah karena diancam dibunuh。

Ancaman itu juga membuat gadis 16 tahun itu takut melaporkan kejadian tersebut kepada keluarga。 Apalagi si ayah pernah dipenjara karena menikam ibunya yang juga istri ayahnya itu

Akibat perbuatan cabul ayahnya yang dilakukan sejak Juni 2016 hingga 2017年4月itu,WMN双关语。 Saat bertemu dengan WMN,ibunya curiga dengan perubahan fisik yang dialami putrinya itu。 Setelah didesak,WMN kemudian mengaku dicabuli Yance hingga hamil。

Kasus ini dilaporkan ke polisi dan Yance harus menjalani proses hukum di Polres Kupang。

Isteri bekerja,suami cabuli anak kandung yang mengalami keterbelakangan mental

Perbuatan Kahya(54)ini memang membuat geram。 Ia tega mencabuli anaknya,CC,yang mengalami keterbelakangan mental。 Perbuatan biadab Kahya dilakukan saat isterinya mencari nafkah。

Akibat ulah tak bermoral itu,CC hamil hingga dua kali。 Pada kehamilan pertama,perbuatan Kahya tidak terungkap karena korban bungkam。 Pelaku juga tidak mengakui perbuatannya。 Korban pun melahirkan anaknya yang kini berusia 11 tahun。

Ketika hamil kedua kalinya,ibu korban mulai curiga dan mendesak CC untuk mengungkapkan siapa pelakunya。 CC akhirnya mengaku bahwa ayahnya yang selama ini mencabuli dirinya hingga hamil。 Perbuatan itu dilakukan Kahya sejak 2006。

Si ibu lalu melaporkan kasus ini ke Polres Bandung。 Kahya pun mendekam di ruang tahanan Polres Bandung。 Ia dijerat dengan Pasal 386 KUHP dengan ancaman hukuman penjara maksimal sembilan tahun penjara。

仪式mandi kembang jadi modus ayah cabuli anak kandung

Mengaku kesal dengan prilaku anaknya yang kerap gonta ganti pacar,Bambang Arif memaksa anaknya melakukan ritual mandi kembang。 仪式itu ternyata menjadi dalih untuk menutupi niat bejat pria 43 tahun itu mencabuli putri kandungnya,EM。

Bapak tiga anak itu berdalih mengobati EM yang sempat mengalami kekerasan seksual pada umur 15 tahun oleh seorang pria。 Akibat kejadian itu,EM putus sekolah karena malu。 Dengan dasar kejadian itu,Bambang merasa perlu“mengobati”EM。

Pada saat ritual dilakukan,Warga Jalan Sidotopo Jaya Gang I,Surabaya,Jawa Timur itu meminta korban menanggalkan bajunya。 Bambang sendiri hanya mengenakan celana pendek。 仪式itu dilakukan hingga Bambang meraih kepuasan。

Pencabulan dengan modus mandi kembang itu dilakukan Bambang selama empat bulan sebelum akhirnya terbongkar。 Kasus itu terungkap setelah isteri kedua Bambang melaporkannya ke unit PPA Satreskrim Polrestabes Surabaya。

Atas perbuatannya,Bambang dikenakan Pasal 81 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dengan ancaman hukuman pidana minimal lima tahun penjara。

Diperkosa ayah kandung,anak alami pendarahan

Putri,bukan nama sebenarnya,harus dilarikan ke rumah sakit karena mengalami pendarahan akibat diperkosa ayah kandungnya,SS(40)tahun。 Perbuatan kotor SS itu dilakukan saat Putri tidur bersama kedua adiknya,Selasa 18 Juli 2017。

Warga Desa Bendosari,Kecamatan Plantungan,Kabupaten Kendal itu menggagahi anaknya yang masih duduk di bangku SMP secara paksa。 Saat itu,istri pelaku tidak berada di rumah。

Mengetahui kelakuan bejat suaminya,si isteri yang juga ibu kandung korban langsung melaporkan pelaku ke Polres Kendal。

Pelaku dijerat dengan Pasal 81 ayat 3 Undang-undang Perlindungan Anak Nomor 35 tahun 2014 dengan ancaman hukuman penjara maksimal 20 tahun dan denda maksimal Rp 5 miliar。 -Rappler.com