井停嚓
2019-05-22 14:03:10
2017年8月31日上午11:46发布
2017年8月31日上午11:46更新

小说。 Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)小说Baswedan(kiri)bersama istri Rina Emilda(kanan)dan anak bungsunya saat ditemui di Singapura,Selasa,15 Agustus。 Foto oleh Monalisa / ANTARA

小说。 Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)小说Baswedan(kiri)bersama istri Rina Emilda(kanan)dan anak bungsunya saat ditemui di Singapura,Selasa,15 Agustus。 Foto oleh Monalisa / ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Presiden Joko“Jokowi”Widodo dijadwalkan berkunjung ke Singapura pada 6月9日至7日对阵merayakan 50 tahun hubungan diplomatik。 Namun,pertanyaan kemudian muncul,apakah Jokowi akan menyempatkan diri untuk menjenguk Novel Baswedan yang tengah diraw​​at di Negeri Singa。

Ketua Pemuda Muhammadiyah,Dahnil Anzar Simanjuntak mengaku belum mengetahui rencana Presiden Jokowi yang akan mengunjungi Singapura dalam waktu dekat。 Dahnil yang ikut tergabung dalam Koalisi Masyarakat Sipil Peduli KPK justru mengatakan semula Jokowi sudah bersedia menerima keluarga Novel pada Rabu,30 Agustus。

“Seharusnya Presiden Jokowi dijadwalkan menerima Mba Rina Emilda(istri Novel)pada Rabu jam 09:30。 Tetapi,kabar itu disampaikan kepada keluarga ketika istri Novel sudah tiba di Singapura,“ujar Dahnil kepada Rappler ketika dikonfirmasi pada Rabu malam kemarin。

Rina双关语mencoba mencari penerbangan kembali ke雅加达,namun tidak memungkinkan karena sudah larut malam。 Akhirnya,pihak keluarga menyampaikan kepada Sekretaris Negara Pratikno dan juru bicara Presiden Johan Budi,bahwa Rina sulit hadir di Istana。

“Sebab,istri Novel sudah tiba di Singapura,”katanya。

Namun,istri Novel meminta agar dilakukan penjadwalan ulang agar tetap bisa bertemu mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut。 Apakah memungkinkan jika pertemuan dilakukan di Singapura? Dahnil mengaku tidak mengetahuinya。

Sementara,Johan Budi yang dikonfirmasi mengatakan jadwal resmi Presiden Jokowi saat berada di Singapura belum dikeluarkan pihak protokol Istana。

Tak bertemu

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi sehari sebelumnya sudah mengonfirmasi bahwa di dalam jadwal resmi tidak ada pertemuan dengan penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi(KPK)itu。 Jadwal Presiden Jokowi fokus untuk meningkatkan hubungan bilateral kedua negara dan bertemu dengan masyarakat Indonesia di Negeri Singa。

Untuk memperbarui jadwal kunjungan kenegaraan,Retno sudah terbang ke Batam dan bertemu dengan Menlu Singapura,Vivian Balakrishnan。

“Karena kita memperingati 50 tahun hubungan diplomatik dan Menlu Singapura tengah berada di Medan dan Batam untuk meningkatkan status konsulatnya menjadi konsulat jenderal。 Dalam pembicaraan dengan Presiden selain mengenai program kunjungan,juga membahas pertemuan dengan Perdana Menteri Lee Hsien Loong dan pertemuan dengan para pebisnis,“ujar Retno yang ditemui di Istana Kepresidenan pada Rabu,30 Agustus。

Mantan Duta Besar Indonesia untuk Kerajaan Belanda itu mengatakan hubungan kedua pemimpin sangat erat,sebab pada tahun lalu,PM Lee sudah berkunjung ke Semarang,Jawa Tengah。 Saat itu yang menjadi sorotan yakni pembukaan kerja sama di Kawasan Industri Kendal(KIK)。

Retno menjelaskan sudah ada 30 perusahaan yang berinvestasi di KIK dengan total investasi mencapai US $ 360 juta。 Sementara,yang tengah proses touk menanamkan investasinya mencapai 41 perusahaan。

Salah satu bidang yang akan disoroti dalam kunjungan Jokowi bulan depan,menurut Retno yakni di bidang ekonomi digital。 - Rappler.com