鄂蹊
2019-05-22 11:28:07
2017年8月30日上午10:48发布
更新时间:2017年8月30日上午10:48

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati,Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Ignasius Jonan dan首席执行官Freeport McMoran Richard Adkerson sepakati divestasi 51%saham PT Freeport Indonesia,Jakarta(29/8)。 Foto oleh Kementerian ESDM

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati,Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Ignasius Jonan dan首席执行官Freeport McMoran Richard Adkerson sepakati divestasi 51%saham PT Freeport Indonesia,Jakarta(29/8)。 Foto oleh Kementerian ESDM

PHOENIX,亚利桑那州 - Freeport-McMoran Inc.(纽约证券交易所代码:FCX)hari ini mengumumkan perkembangan terbaru perundingan PT Freeport Indonesia(PTFI)dengan Pemerintah Indonesia mengenai hak-hak operasi jangka panjang。

Dalam keterangan tertulis yang diterima Rappler,Rabu 30 Agustus 2017,raksasa tambang yang berpusat di Phoenix,Arizona,AS itu menyampaikan FCX dan Pemerintah Indonesia telah mencapai suatu kesepahaman mengenai kerangka kerja untuk mendukung rencana investasi jangka panjang PTFI di Papua。

Kerangka kerja yang membutuhkan dokumentasi definitif serta persetujuan dari dewan direksi dan mitra FCX ini mencakup hal-hal penting sebagai berikut:

  • •PTFI akan mengubah bentuk Kontrak Karya menjadi suatu izin khusus(IUPK)yang akan
  • 会员hak-hak operasi jangka panjang bagi PTFI hingga 2041。
  • •Pemerintah akan memberikan jaminan kepastian fiskal dan hukum selama jangka waktu
  • IUPK。
  • •PTFI akan berkomitmen membangun suatu冶炼厂baru di Indonesia dalam lima tahun。
  • •FCX akan setuju melakukan divestasi kepemilikannya di PTFI berdasarkan harga pasar yang wajar sehingga kepemilikan Indonesia atas saham PTFI akan menjadi 51%。

Jadwal dan proses divestasi sedang dibahas bersama Pemerintah。 Divestasi ini akan diatur sehingga FCX akan tetap memegang kendali atas operasi dan tata-kelola PTFI。

Richard C. Adkerson,Presiden dan 首席执行官 ,mengatakan,“Kami dengan senang hati mengumumkan suatu kesepakatan kerangka kerja guna mendukung operasi dan investasi yang sedang kami jalankan di Papua。 Tercapainya kesepahaman mengenai struktur kesepakatan bersama merupakan hal yang signifikan dan positif bagi seluruh pemangku kepentingan,“ujarnya。

Adkerson juga menambahkan,“Pekerjaan penting masih harus dilakukan untuk mendokumentasikan kesepakatan ini,dan kami berkomitmen untuk menyelesaikan dokumentasi tersebut sesegera mungkin di tahun 2017.”

BACA:

Menurut Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Ignasius Jonan,pemerintah dipastikan akan membeli saham tersebut。 Namun,belum diketahui secara detail mekanisme dari divestasi ini。 “Ini dibeli pemerintah,tergantung mau pakai alat apa,BUMN apakah,atau apakah,”ujarnya di Istana Negara,Selasa 29 Agustus 2017。

Pada kesempatan yang sama,Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno mengatakan bahwa jika divestasi mulai dieksekusi,saham Freeport kemungkinan besar akan dibeli oleh BUMN。 Eksekusi pembelian saham Freeport ini akan dilakukan oleh举行BUMN sektor pertambangan。 “Kemungkinan besar dengan beberapa(BUMN),”kata Rini。

Keterangan pers ini juga memuat informasi mengenai Freeport McMoran,pengendali PT Freeport Indonesia。 FCX merupakan perusahaan pertambangan terkemuka yang berbasis di Phoenix,Arizona。

FCX mengoperasikan aset-aset besar,tahan lama,serta beragam secara geografis dengan cadangan tembaga,emas,dan molybdenum yang terjamin。 FCX merupakan produsen tembaga terbesar di dunia yang diperdagangkan secara publik。

Portofolio aset FCX mencakup distrik mineral Grasberg di Indonesia,salah enduan tembaga dan emas terbesar di dunia; operasi pertambangan yang signifikan di Amerika,termasuk distrik mineral Morenci berskala besar di Amerika Utara dan operasi Cerro Verde di Amerika Selatan。 Informasi tambahan mengenai FCX bisa didapat di website FCX。

Peringatan untuk投资者

FCX juga memberikan imbauan mengenai Pernyataan-Pernyataan yang Bersifat Progresif:

Siaran pers ini memuat pernyataan-pernyataan yang bersifat progresif,di mana seluruhnya hanya merupakan sebuah pernyataan yang tidak selalu berlandaskan kepada fakta historis。 Kata-kata seperti“mengantisipasi”,“mungkin”,“dapat”,“berencana”,“percaya”,“memperkirakan”,“mengharapkan”,“memproyeksikan”,“menargetkan”,“bermaksud”,“mungkin”,“akan “,”harus“,”menjadi“,”berpotensi“,dan ekspresi serupa lainnya dimaksudkan untuk memberikan penegasan bahwa pernyataan tersebut merupakan pernyataan progresif。

FCX memperingatkan pembaca bahwa pernyataan progresif bukan merupakan jaminan atas performa perusahaan di masa yang akan datang dan bahwa hasil aktual dapat berbeda secara material dari yang telah diantisipasi,diproyeksikan,atau diasumsikan dalam pernyataan progresif tersebut。

Faktor penting yang dapat menyebabkan hasil aktual FCX berbeda secara material dari yang telah diantisipasi di pernyataan progresif meliputi kemampuan FCX untuk memperoleh persetujuan peraturan,hasil diskusi dengan Pemerintah Indonesia mengenai hak operasi jangka panjang PTFI,dan faktor lainnya yang dideskripsikan secara lebih rinci di bawah heading“ Faktor Risiko“dalam laporan tahunan FCX di Form 10-K untuk tahun akhir 31 2016年12月,yang diajukan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa Efek(SEC)Amerika Serikat dan selanjutnya telah diperbarui oleh FCX ke SEC。

-Rappler.com