井停嚓
2019-05-22 05:49:19
发布时间:2017年8月29日上午7:34
更新时间:2017年8月29日上午7:35

Garis Polisi。 Ilustrasi oleh ANTARA

Garis Polisi。 Ilustrasi oleh ANTARA

雅加达,印度尼西亚 - Kantor DPRD Banggai Sulawesi Tengah diserang sekelompok orang pada Senin,28 Agustus 2017. Akibatnya seorang anggota Kepolisian dan lima warga terluka。

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul mengatakan penyerangan tersebut berawal dari tewasnya pegawai magang di Damkar Kabupaten Banggai meninggal dunia。

“Pelakunya diduga berasal dari salah suku tertentu berkembang menjadi konflik horizo​​ntal,”kata Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Martinus Sitompul,Senin 28 Agustus 2017。

Martinus mengatakan,untuk meredam situasi,Bupati Banggai langsung menggelar pertemuan yang dihadiri sejumlah tokoh masyarakat,pimpinan Polri dan TNI,serta anggota DPRD Banggai。

Perwakilan dua suku yang berkonflik juga turut datang dalam pertemuan tersebut。 Namun masyarakat dari Kintom tidak mau hadir,bahkan menutup jalan Trans-Sulawesi。

“Mengetahui hal tersebut Wakapolda Sulteng langsung menuju lokasi penutupan jalan.Massa dibubarkan untuk membuka jalan kembali,”jelas Martinus。

Pada pukul 15:30 WITA,tiba-tiba saja massa yang jumlahnya kurang lebih 500 orang menggeruduk Kantor DPRD Banggai。 Sementara di dalam gedung sedang berlangsung pertemuan atau Dialog Kebangsaan。

“Massa mulai anarkistis dengan melakukan pelemparan kepada aparat yang melakukan pengamanan kegiatan pertemuan tersebut.Pelemparan batu dilaksanakan semakin brutal,akhirnya aparat mengeluarkan tembakan peringatan dengan peluru hampa,selanjutnya massa membubarkan diri,”terang Martinus。

Meski begitu,massa untuk kedua kali kembali melempar aparat dengan batu dan benda keras。 Melihat massa semakin anarkistis akhirnya aparat mengeluarkan tembakan peringatan kembali disertai tembakan gas air mata。 “Akhirnya massa membubarkan diri,”tegas Martinus。

Polisi kemudian menangkap 18 terduga pelaku。 Sebanyak 8 orang diduga melakukan pengrusakan,8 orang memiliki senjata tajam,dan 2 orang lainnya melakukan pelemparan batu。

“Korban dari Polri satu personel luka lemparan di kaki.Seedangkan masyarakat lima orang diraw​​at di RSUD,”kata Martinys。 Turut pula disita barang bukti berupa empat anak busur,sepuluh badik,dan sepeda motor 17 unit。

“Saat ini situasi sudah dapat dikendalikan,baik personel Polri serta masyarakat yang terluka juga sudah dapat dipulangkan setelah diraw​​at di RSUD Banggai,”kata Martinus。 -Rappler.com